Mesin Diesel: Komponen, Fungsi, dan Cara Kerjannya

Mesin diesel merupakan salah satu jenis mesin yang menggunakan bahan bakar diesel sebagai sumber energi untuk menggerakkan suatu kendaraan atau alat berat. Mesin diesel memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan mesin bensin, sehingga banyak digunakan pada kendaraan berat atau alat berat lainnya.

Salah satu kelebihan utama mesin diesel adalah efisiensi pemakaian bahan bakar. Mesin diesel memiliki sistem pembakaran yang berbeda dengan mesin bensin, sehingga membutuhkan lebih sedikit bahan bakar untuk mencapai daya yang sama. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan bagi para pengguna kendaraan atau alat berat yang menggunakan mesin diesel, karena dapat menghemat biaya operasional.

Selain itu, mesin diesel juga memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan dengan mesin bensin. Mesin diesel memiliki sistem pendingin yang lebih baik, sehingga mampu menjaga suhu mesin tetap stabil saat bekerja dalam kondisi yang ekstrim. Hal ini tentu saja sangat penting untuk kendaraan atau alat berat yang sering bekerja di kondisi keras seperti perkebunan, pertambangan, atau konstruksi.

Komponen Mesin Diesel

1. Piston

Piston adalah bagian dari mesin diesel yang berfungsi sebagai pendorong bahan bakar dan udara ke dalam silinder agar terjadi proses pembakaran.

Penjelasan cara kerja piston adalah sebagai berikut:

Ketika piston bergerak ke bawah, maka udara dan bahan bakar akan dibawa ke dalam silinder melalui suction valve.
Ketika piston bergerak ke atas, maka bahan bakar akan dibakar dan menghasilkan tekanan yang dapat mendorong piston ke bawah.

2. Silinder

Silinder adalah bagian dari mesin diesel yang berfungsi sebagai tempat terjadinya proses pembakaran.

Penjelasan kerja silinder adalah sebagai berikut:

Ketika piston bergerak ke bawah, maka udara dan bahan bakar akan masuk ke dalam silinder melalui suction valve.
Setelah bahan bakar dibakar, tekanan yang dihasilkan akan mendorong piston ke bawah, sehingga terjadi proses pembakaran.

3. Suction valve

Suction valve adalah bagian dari mesin diesel yang berfungsi sebagai pintu masuk udara dan bahan bakar ke dalam silinder. 

Penjelasan kerja suction valve adalah sebagai berikut:

Ketika piston bergerak ke bawah, maka suction valve akan terbuka dan membiarkan udara dan bahan bakar masuk ke dalam silinder. Ketika piston bergerak ke atas, maka suction valve akan tertutup dan menghambat masuknya udara dan bahan bakar ke dalam silinder.

4. Exhaust valve

Exhaust valve adalah bagian dari mesin diesel yang berfungsi sebagai pintu keluar gas buang setelah proses pembakaran.

Penjelasan kerja exhaust valve adalah sebagai berikut:

Ketika piston bergerak ke atas, maka exhaust valve akan terbuka dan membiarkan gas buang keluar dari silinder. Ketika piston bergerak ke bawah, maka exhaust valve akan tertutup dan menghambat keluarnya gas buang dari silinder.

5. Fuel injector

Fuel injector adalah bagian dari mesin diesel yang berfungsi sebagai penyemprot bahan bakar ke dalam silinder.

Penjelasan kerja fuel injector adalah sebagai berikut:

Ketika piston bergerak ke bawah, maka fuel injector akan menyemprotkan bahan bakar ke dalam silinder melalui suction valve.
Setelah bahan bakar dibakar, maka fuel injector akan berhenti menyemprotkan bahan bakar sehingga terjadi pro.

Cara Kerja Mesin Diesel

Mesin diesel merupakan salah satu jenis mesin yang digunakan untuk menghasilkan tenaga dengan mengubah bahan bakar menjadi daya yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.

Berikut adalah cara kerja mesin diesel secara lengkap:

  1. Bahan bakar diesel ditambahkan ke dalam mesin melalui saluran bahan bakar.
  2. Kemudian, bahan bakar akan dicairkan oleh pendingin mesin sehingga memiliki suhu yang sesuai untuk dibakar.
  3. Pada saat yang sama, udara akan masuk ke dalam mesin melalui saringan udara dan dibawa ke dalam silinder oleh katup udara.
  4. Setelah itu, katup injeksi akan membuka dan bahan bakar akan disuntikkan ke dalam silinder.
  5. Pada saat yang sama, piston akan bergerak naik dan turun sehingga menimbulkan tekanan yang memadai untuk mengubah bahan bakar menjadi daya.
  6. Pembakaran terjadi di dalam silinder saat bahan bakar bercampur dengan udara.
  7. Gas buang yang terbentuk akan dikeluarkan ke luar mesin melalui saluran gas buang.
  8. Tenaga yang dihasilkan dari proses pembakaran akan ditransmisikan ke roda gigi melalui crankshaft sehingga dapat digunakan untuk berbagai keperluan.

Kesimpulan

Dari artikel tersebut dapat disimpulkan bahwa mesin diesel memiliki beberapa kelebihan dibandingkan mesin bensin, seperti efisiensi bahan bakar yang lebih baik, kemampuan untuk menghasilkan tenaga yang lebih besar, dan kemampuan untuk menghasilkan panas yang lebih tinggi.

Mesin diesel juga memiliki kekurangan seperti biaya perawatan yang lebih tinggi, emisi gas buang yang lebih tinggi, dan suara yang lebih keras. Namun, mesin diesel tetap populer digunakan pada kendaraan truk, bus, dan kapal karena keunggulannya dalam hal tenaga dan efisiensi.

Posting Komentar